![]() |
| ilustration |
Hari ini tak ada sedikitpun terlintas di pikiranku akan sesuatu yang bisa mengubah diriku kepada sesuatu yang bisa membuat saya berkembang. saya menjalani hari ini dengan biasa-biasa. tidak ada yang istimewa. yang menjadi pertanyaan di benakku saat ini adalah bagaimana caranya saya bisa melalukan tindakan yang baik sedangkan saya sendiri belum memikirkan atau belum mempunyai kepekaan terhadap hal-hal yang berarti bagi hidupku?
sedih rasanya melihat diri ini yang jauh dari kebijaksanaan. jauh dari visi, sedih melihat kerancuan pikiran yang selalu memikirkan hal-hal bodoh, memikirkan kesenangan duniawi melulu.
tidak ada keseimbangan. tidak ada penyelaras. membuat diri terbelenggu oleh hawa atau dorongan dari dalam yang selalu dijunjung tinggi sedangkan hawa itu merupakan sesuatu yang kontradiksi dari kata hatiku yang bersumber dari Sang Pemilik Ilmu Pengetahuan.
Wahai sang pemilik Ilmu, seimbangkanlah tindakanku dengan pemahamanku begitu juga sebaliknya,
seimbangkanlah pemahamanku dan tindakanku. seimbangkanlah bicaraku dengan pemahamanku, berikanlah aku kekuatan untuk berbicara yang sesuai dengan apa yang saya yakini itu benar berdasarkan kebenaran akan Dzat Mu.
saya tidak berdaya akan kehadiran berbagai sesuatu, saya akui bahwa saya lemah ketika pemahaman akan sesuatu itu belum saya ketahui secara paripurna. olehnya itu saya meyakini dengan sepenuh hati bahwa Sang Pemilik Ilmu selalu memberikan saya petunjuk untuk membuat pemahamanku akan sesuatu eksis di benak saya secara keseluruhan.
saat ini saya menyadari ketidaktahuan akan ketidakjelasan visi yang membuat saya seperti ini. yang menjadi capaian saya saat ini saya menyadari akan kelakuan saya/tindakan/perilaku sebelum saya menulis tulisan ini eksis di pikiran saya, yang selanjutnya saya menulis beberapa poin diatas demi sebuah visi yaitu bisa meminimalisir kebingungan dan penyesalan akan tindakanku tadi yang begitu menyita hati dan pikiran saya.
Mudah-mudahan kepekaan ini akan selalu ada, dan lebih tajam, lebih terarah, lebih berkualitas mengkritik diri dari segala aspek.

No comments:
Post a Comment