Tuesday, 24 December 2013

TENTANG KEBAHAGIAAN


Ilustration
Kebahagiaan
Kebahagiaan adalah rasa yang dialami seseorang dalam kondisi tertentu yang membuat dia nyaman berlama-lama. Kebahagiaan dari kata dasar bahagia. Banyak orang yang ingin menghadirkan rasa itu dibenaknya. Banyak ilustrasi jika orang-orang ingin mengatakannya diantaranya; saya bahagia dengan kekasihku saat ini, saya bahagia dengan kondisiku saat ini, saya bahagia dengan sesuatu yang kamu berikan ke saya, saya bahagia dengan perhatianmu, saya bahagia dengan ketulusan dan kesetiaanmu, saya bahagia dengan ucapanmu yang memotivasi saya dll..
Tetapi apakah kebahagiaan itu ada batasnya? Adakah kebahagiaan yang hakiki yang membuat semua orang tau dan kemudian mengamalkannya?
Sangat banyak referensi yang harus kita ketahui untuk mengawali artikel ini tetapi penulis tulis Cuma sebatas pemahaman yang ada di kepala saja belum sampai kepada referensi yang jelas dan akurat. 

Mencari kebabahagiaan
Mencari kebahagiaan merupakan keinginan setiap orang terlebih saya sendiri tanpa sama sekali menafikannya. Banyak orang yang ingin mencari kebahagiaan dengan cara-cara dan metode yang berfariasi. Tetapi pandangan objektif penulis sebagian besar orang mencari kebahagiaan sangat tidak terlepas dari hal-hal yang condong ke duniawian (materi), meskipun ada juga yang lebih condong ke tujuan tertentu yang abstrak tidak langsung berhubungan dengan dunia materi. Orang seperti itu sering kita jumpai dengan yang lebih berorientasi kepada ketakwaan kepada Tuhannya.

TANPA ARAH


Ilustration
Diri ini yang bingung
Ketololan sering melanda
Orang tuaku yang sangat saya cintai
Saya ciderai dengan tidak manusiawi
Maafkan saya ya Allah..
Saya keji saya begitu tidak menghormatinya
Saya menyianyiakan pengorbanannya
Apakah saya begini terus ya Allah
Sang pemilik hati setiap manusia
Apakah hatiku ini begini terus ya Allah
Hati yang jarang sekali peka
Terhadap kecintaannya ke saya
Hati yang tidak merasakan kepedihannya
Kerja kerasnya..

Saya ingin sekali meniadakan kesombongan hati ini ya Allah
Saya dikamar yang tidak nyaman ini diam terpaku
Menatap layar dan mendengar musik yang hambar
Tidak ada senyuman buat saya sama sekali
Begitu berkecamuk hati ini dengan penyesalan
Penyesalan yang telah membuat saya di aliri air suram ketidakjelasan visi
Saya sangat ingkar terhadap diri saya
Ingkar dengan visi awal saya, ingkar dengan prestasi kedua orang tua saya
Saya begitu banyak dosa ya Allah...
Perasaan ini alhamdulillah mengakuinya meskipun hati ini juga
Banyak dialiri air setan
Setan yang selalu mengotak atiknya seperti robot saja
Saya tidak tahan lagi...