Wednesday, 17 July 2013

TEKI-TEKI PERGAULAN


Ilustration
Saya baru menyadari ada banyak hal-hal yang membuat saya begitu berada pada dimensi kerancuan. Kerancuan yang memaksa saya untuk tidak melihat diri saya, arah gerak tubuh ini dibatasi oleh dinding yang sangat tebal yang memaksa saya untuk tidak berhenti bertanya-tanya, kenapa seperti ini. 
Kenapa saya seperti ini, diri ini kakuh, sepatah kata pun tidak terlontar dari mulut ini, pikiran ini selalu mencari alternatif untuk membebaskan diri ini dari kemelut yang membingungkan. Saya ingin sekali keluar dari persoalan ini.

Tuesday, 16 July 2013

Rambut Gondrong



Siskal Frabi, Pantai Marlboro, Mawasangka
Gondrong dalam artian saya adalah panjang rambut dan umunya adalah sebutan dari laki-laki yang memiliki rambut panjang diatas rata-rata lelaki yang pada umumnya berambut pendek. Lelaki yang memiliki rambut gondrong biasanya seperti wanita yang memiliki rambut panjang. Tetapi dalam hal ini wanita kurang srek atau tidak pantas dipanggil gondrong meskipun rambutnya panjang, hal ini terlihat dalam kehidupan sehari-hari, orang tidak pernah menyebut wanita dengan sebutan gondrong rambutnya, tetapi lebih melekat kepada laki-laki yang memiliki rambut panjang dengan sebutan gondrong.

Memiliki rambut gondrong bagi pria merupakan keunikan tersendiri, karena yang sudah tertancap dalam pikiran dan benak kita ialah yang berambut panjang alias gondrong itu dimiliki wanita, wanitalah yang seharusnya memiliki rambut gondrong alias panjang bukan pria, dan pria didominasi dengan rambut pendek krn itulah budaya yang sudah mendarah daging di kehidupan kita sehari-hari. entah asal usul budaya ini dari mana.. saya juga belum menelusuri sejarahnya. Tapi dilihat dari konteks sejarah yang penulis tahu, dimasa Rasulullah Saw, teknologi belum secanggih di era modern saat ini, dikala saat itu gunting sangat sulit ditemukan atau bahkan tidak ada, adapun ada alternatif lain untuk mencukur rambut bisa digunakan benda yang tajam yang ada pada saat itu, seperti pisau, pedang atau sejenisnya yang pada akhirnya tidak terlalu menjadi hal yang membudaya untuk seseorang mencukur rambutnya. Dan untuk mencukur rambut merupakan hal yang sangat tidak dipersoalkan. Itulah kenapa orang-orang dulu baik perempuan maupun laki-laki dominan memiliki rambut panjang.

Thursday, 11 July 2013

DIBALIK PENDERITAAN


Ilustration
Menjalani kehidupan tentu tak luput dengan yang namanya penderitaan. Arti dari sebuah penderitaan adalah bertentangannya antara hasrat dan realitas yang kita hadapi. Kita mungkin tidak menginginkan perut kita terasa lapar. Dan ketika kita ingin memenuhi atau meminimalisir rasa lapar tersebut sedangkan kondisi realitasnya tidak memungkinkan kita untuk memperolh makanan, atau mungkin ketika kita memenuhi kebutuhan kita seperti pakaian untuk membungkus tubuh, kita tidak mempunyai uang atau pakaian. Dari beberapa ilustrasi diatas bisa menggambarkan penderitaan secara kebutuhan.

ada banyak hal yang berkenaan dengan ilustrasi-ilustrasi yg berbenturan dengan kondisi kekinian seseorang apabila menjalani kehidupannya yg berfariasi ini. Ada banyak juga pengalaman yg kadang membuat dia merasa marah, sedih, atau bahkan bahagia. Tapi tak sedikit orang yang memahami dibalik apa yang menimpanya dalam kehidupan sehari-hari. 

ROKOK ITU.


Ilustrasi, rokok marlboro
Hari-hari yang ku jalani teramat pahit jika dihadapkan pada kondisi dimana saya tidak mengisap rokok dan minum secangkir kopi atau teh. 

Memahami hari-hari ku itu memang sesuatu yang sangat bodoh. Karena terkesan kehidupanku hanya berlandaskan dua tadi yaitu merokok sama minum kopi, karena kenapa kedua hal tadi terkesan sangat penting dalam kehidupanku. Dikala aku baru bangun tidur, tidak ada yang lain selain yang dua itu yang ingin ku cari. Dikala aku sedang bingung, hanya dua itu yang selalu menemaniku. Bahkan dikala aku lapar yang kemudian meminimalisir rasa laparku itu Cuma barang yang dua itu dan saya ingin sekali mendahulukannya. Ada apa dengan diriku yang Cuma bergantung pada yang dua itu????