Memahami hidup tentu sangat kompleks. banyak hal yang kita dapatkan dalam perjalanan kita berada di bumi Tuhan yang penuh dengan hal-hal baru. hal-hal baru tersebut manakala kita mulai dari tumbuhnya kesadaran kita tentang apa itu? apa ini? apa sana? itulah kesadaran kita selanjutnya pertanyaan itu mengarah ke orang-orang terdekat dalam hidup, siapa lagi kalau bukan orang tua, saudara, dan keluarga yang menjadi saksi awal terbentuknya pemahaman tersebut. itulah masa yang mungkin terbilang kita masih relatif kecil/bayi kapang. kendati pemahaman tersebut belum mencapai tataran analisa, observasi, dari mana asalnya, siapa pembuatnya, dan pertanyaan mendalam lainnya. tetapi tak jarang ada juga kita dapatkan dalam kasus-kasus yang mengatasnamakan orang-orang yang sudah menjelajahi alam pemikiran kritis pada masa lampau terkait esensi dari apa yang nampak dan dari segala aspek dari apa itu, apa ini dan apa sana.
sulit untuk mendeskripsikan pemahaman yang sudah menjelajahi alam pemikiran tersebut. apakah sekedar menemukan dan memberi nama pada penemuannya, atau ada hal-hal lain yang didapatkan dan kemudian menyimpulkan dengan dasar anggapan bukan kebenaran. atau malah pembenaran yang sistematis/subjektif. tidak menutup kemungkinan juga apa yang mereka pahami murni objektif dan menjadi landasan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni saat ini.
kesadaran tersebut terbilang sangat sulit dipahami. kesadaran mungkin pemahaman, mungkin juga pengetahuan tentang sesuatu, lingkungan, alam semesta. dimana tempatnya sadar itu? kesadaran itu apa dan bagaimana? pernah salah seorang teman sewaktu dalam kondisi yang menurut teman tersebut sangat kontradiksi, dia mengatakan; "bro kamu harus sadar". saya kemudian refleks diarahkan pada alam pemikiran yang terlihat jelas hitam pekat, gambaran kesalahan yang pernah saya lakukan sebelumnya, saat ini, dan kedepan mungkin saya akan lakukan lagi. dosa dalam pengertian teman yang selalu ke masjid, dan kebodohan menurut pemahaman orang yang bijaksana, ketololoan versi anak punk yang sudah mengalami degradasi moral. apakah itu kesadaran yang saya alami? entahlah.. Wallahu'alam bissawab.
sulit untuk mendeskripsikan pemahaman yang sudah menjelajahi alam pemikiran tersebut. apakah sekedar menemukan dan memberi nama pada penemuannya, atau ada hal-hal lain yang didapatkan dan kemudian menyimpulkan dengan dasar anggapan bukan kebenaran. atau malah pembenaran yang sistematis/subjektif. tidak menutup kemungkinan juga apa yang mereka pahami murni objektif dan menjadi landasan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni saat ini.
kesadaran tersebut terbilang sangat sulit dipahami. kesadaran mungkin pemahaman, mungkin juga pengetahuan tentang sesuatu, lingkungan, alam semesta. dimana tempatnya sadar itu? kesadaran itu apa dan bagaimana? pernah salah seorang teman sewaktu dalam kondisi yang menurut teman tersebut sangat kontradiksi, dia mengatakan; "bro kamu harus sadar". saya kemudian refleks diarahkan pada alam pemikiran yang terlihat jelas hitam pekat, gambaran kesalahan yang pernah saya lakukan sebelumnya, saat ini, dan kedepan mungkin saya akan lakukan lagi. dosa dalam pengertian teman yang selalu ke masjid, dan kebodohan menurut pemahaman orang yang bijaksana, ketololoan versi anak punk yang sudah mengalami degradasi moral. apakah itu kesadaran yang saya alami? entahlah.. Wallahu'alam bissawab.