Tuesday, 26 August 2014

Sang Pengelana

pencarian simbol kesadaran universal

saya berada dalam kondisi nyaman. apapun yang saya hadapi , dapatkan tak luput dan selalu mengarah pada kenyamanan. hari-hariku tak lain adalah berkelana. berkelana pada tempat-tempat yang pernah saya kunjungi yang membuat suasana pikiran dan hati bersahaja serta bersandar pada tempat yang empuk sampai pada tempat-tempat yang baru dengan harapan susana hati lebih baik dari sebelumnya.

apakah yang engkau cari wahai pengelana? tidakkah rutinitasmu itu hanya mencari kenyamanan hati?
entahlah. pertanyaan itu selalu berputar-putar dikapalaku dan tak jarang suasana hatiku tidak bergeser dari sandaran empuknya kepada sandaran yang terasa kasar.
kemudian berusaha memahami dibalik sosok pengelana. tidak lain dan tidak bisa dinafikan adalah demi kenyamanan hati, kebebasan pikiran, dan ekspresi diri yang tak terhindarkan. dengan itu apa yang saya alami saat ini tidak lain kolaborasi aspek-aspek fungsional diri saya demi kenyamanan, kebebasan yang tercermin dari tindakan saya yang tidak mengarah pada kontrol manusia yang tidak sepaham.

Thursday, 26 June 2014

KEBIASAAN MENULIS



Adalah aktifitasku sekarang dan akan menjadi kebaisaan baruku mulai detik ini. Menulis identik dengan membaca. Menulia adalah menuangkan ide dalam kata-kata. Menulis juga bisa menuangkan rasa dalam kata-kata. Menulis demi sebuah tulisan. Apakah itu bagus, atau malah tidak bagus. Tidak peduli apakah tulisan bagus maupun buruk. Yang terpenting bagaimana menulis itu bisa bermanfaat buat diri anda sendiri dan lebih mulia tulisan anda bisa bermanfaat buat orang lain. 

Ketika dikatakan menulis bermanfaat buat diri anda sendiri manakala tulisan bisa meminimalisir rasa kegundahan, rasa gelisah, galau dan sejenisnya. Itulah mengapa ketika saya dalam kondisi tidak bagus saya lebih memilih menulis. Menuangkan apa yang dialami hati saya agar terluapkan dalam bentuk tulisan. Ketika sudah keluar semua Insya Allah semua akan kembali sedia kala. Seperti halnya teori kejiwaaan yang mengatakan; demi mengurangi atau menghilangkan penyakit jiwa kita diharuskan mengeluarkan apa yang kita rasakan kepada sosok psikolog agar suasana hati kita kembali sediakala. Dan kemudian agar lebih baik lagi yaitu dengan mendengarkan langkah taktis yang diberi tahukan sosok psikolog tersebut demi suasana hati yang lebih damai.

MEMIMPIKAN PURNAMA



Siapa yang sangka kalau ternyata diri saya lebih dipahami oleh orang lain. Saya kemudian malu. Saya kemudian stop untuk melanjutkan apa inisiatif dari tindakan saya yang telah saya lakukan sebelumnya. Tindakan saya yang semula nyaman dalam perspektif kebiasaan saya yang sudah terbilang dalam titik keseimbangan, menguras waktu kemudian beralih ke aktivitas lain . dan saya yakin aktivitas lain ini menjadi awal dari perubahan yang berarti buat saya. Terima kasih adik rezki telah mengingatkan saya akan tindakan saya yang tidak cerdas itu.

 Mudah-mudahan ini bisa menjadi refleksi saya agar lebih paham akan kondisi saya. Saya mau mencoba menjadi bulan purnama. Bulan yang sempurna. Bulan yang Dari beberapa tahap untuk bisa terang benderang dan banyak orang yang memimpikan akan hadirnya bulan purnama. Bulan purnama sebagai inspirasi para sastrawan untuk bisa menghadirkan cerita inspirasi yang bisa menghegemoni diri setiap orang yang sudah membaca karya mereka. Bulan purnama yang selalu menerangi para muda-mudi yang mencoba keberuntungan menelusuri jalan untuk mengabdikan diri pada jalan agar mendapat secercah harapan agar keinginannya bisa terwujud demi uang agar kegiatannya sukses kelak. 

Bulan purnama adalah simbol kesempurnaan. Sebagai ilustrasi akan indahnya dunia manakala malam yang gelap gulita dipancari bulan yang terang benderang. Bulan purnama yang selalu ada diingatanku. Apalagi bulan purnama yang merindukan para bujang yang berdoa ditengah hiruk pikuk kehidupan yang tidak ada yang tahu akan kegelisahan bujang itu. Bujang kemudian berdoa ditengah bulan memantulkan cahaya matahari yang indah. Sudah terfilter oleh bentuk bulan yang bulat manakala dilihat dari permukaan tanah bumi.

Saya dalam kondisi ini sudah berada pada dunia yang berbeda. Dunia yang dipenuhi emosional. Dunia dimana saya berada pada penyesalan akan tindakan saya kemarin. Dunia dimana saya memahami kondisi saya, kondisi orang yang tidak tahu diri akan dirinya sendiri. Buku yang dibacanya tidak sampai pada pemahaman holistik Cuma sekedar ambisi untuk menuntaskan buku itu. Bukan menuntaskan apa yang dipahami penulisnya. Itulah realitas yang sangat tidak masuk akal bagi sosok cerdas ketika melihat sisi dalam orang yang membaca itu.

Saya menyadari saya masih sangat dangkal. saya tidak menyesal kemarin saya telah memberikan kontribusi buat orang-orang yang membutuhkan pertolongan. Saya sekarang hanya ingin lebih mengikhlaskan dan menumbuhkan ketulusan dari apa yang saya lakukan kemarin buat mereka. Saya bersyukur akan tindakan itu. Ternyata saya telah melakukannya. Saya berhasil dalam kondisi dimana mereka berhasil memenuhi keinginan mereka. Saya berterima kasih pada diri saya sendiri pada saat itu. Terima kasih. Saya bersyukur potensi fitrah saya keluar pada saat itu meskipun ada orientasi lain dibalik tindakan itu. Itulah makanya saya saya tinggal menumbuhkan ketulusan dibalik tindakan saya kemarin. 

Merindukan purnama sama halnya saya berusaha menjadikan diri saya seperti purnama. Saya akan menjadikan diri saya menjadi pribadi yang sempurna agar bisa memberi inspirasi kepada siapapun tanpa pamrih. Saya mau menjadi penerang siapa saja yang dalam kondisi gelap agar kehadiran saya bisa menerangi dan memberi pengharapan akan keinginan dan mewujudkannya. 

Terima kasih alam. Telah memberi tahu saya akan indahnya hidup. Hidup untuk dinikmati. Apapun itu tanpa terkecuali. Saya berjanji dalam kondisi ini , saya juga menyadari akan sikap saya yang selalu tidak konsisten. Inilah saya. Manusia biasa yang tak luput kesalahan. Saya menyadari akan hal itu.




M E N U L I S



Adalah kata yang mudah di ucapkan, mudah untuk ditulis. Tetapi untuk kemudian menulis dengan banyak kata yang tergabung dalam kalimat , selanjutnya dalam bentuk paragraf agak rumit bagi saya. 

Ada beberapa faktor yang menjadi hambatan buat saya ketika menulis dalam bentuk kalimat maupun yang dalam bentuk paragraf. Beberapa hambatan tersebut antara lain sulit untuk merepresentasikan apa yang ada dipikiran dan realitas kehidupan saya. Dalam hal ini apa yang ada dipikiran sulit untuk mewujudkannya dalam bentuk kata per kata.

Untuk kemudian mewujudkannya membutuhkan banyak referensi kata, pemahaman akan topik yang ingin ditulis agar lebih meluas. Dan juga pemahaman akan tulisan yang baik dan benar juga menjadi kendala. 

Friday, 20 June 2014

meminimalisir ego

saya pernah mendengar ungkapan yang mengatakan bahwa hal terberat dalam hidup adalah diri sendiri. maksudnya mungkin diri anda adalah lawan, manakala kita sudah bisa memenangkan pertempuran pada diri anda sendiri kemudian akan tercipta salah satunya kreatifitas. penejemahannya  kurang lebih seperti ini; diri andalah yang menjadi penentu apa jadinya anda. diri anda yang seharusnya dilawan agar bisa memperlihatkan potensi anda. dan ketika anda sudah menguasai diri anda, cita-cita, harapan, keinginan anda akan segera terwujud, atau apa yang anda inginkan tidak sulit lagi manakala anda sudah bisa melawan diri anda. pemahaman tentang diri anda bisa jadi  yang harus dilawan adalah kebiasaan jelek anda, ego anda, bahkan cara pandang anda terhadap dunia.

kalau nda salah kutipannya seperti ini; lawan terberat anda adalah diri anda sendiri,,

entah mana yang benar penafsiran tentang kutipan itu. tidak ada yang menjamin penafsiran saya benar. dan tidak ada yang menjamin penafsiran teman-teman saya benar. alangkah baiknya langsung orang yang mencetuskan kutipan itu yang kemudian diklarifikasi seperti apa penafsirannya.

hai hidup?

2014, sekret saliwu makassar, jl. panaikang. kota makassar

rokok bisa dianggap tmen dikala hati didominasi ego

apa yang anda pikirkan? apa yang anda rasakan? apa yang anda lihat? apa yang anda dengar? dan apa yang anda pahami dalam capaian saat ini, detik ini dan dikehidupan yang serba materi ini?

Thursday, 19 June 2014

kenangan masa kecil

teringat akan kenangan masa kecil..

itulah masa dimana kita menciptakan kebahagiaan bersama dgn hal-hal sederhana, selalu ceria bersama teman-teman, berpetualang bersama tanpa kenal lelah,, bermain bersama dengan ketulusan.. belajar bersama dengan alam,, tanpa takut akan ancaman hanya sekedar ingin tahu...

masa juga dimana saya belajar hal-hal baru demi capaian saya saat ini dan menjadikan saya sekarang serta menyadari akan diri ini , masih banyak sisi-sisi lemah, sisi kekurangan,, potensi diri yg sempat kabur digilas waktu,,,

inilah keindahan.. Keindahan ketika kita mengoptimalkan alam bawah sadar,,, mengenang masa-masa indah ,, manakala waktu itu tidak mungkin terulang... 



Tuesday, 15 April 2014

MENANTI PRESIDEN HARAPAN RAKYAT



Pemilihan umum presiden sudah di depan mata. Bursa kandidat yang berpeluang menjadi nakhoda bangsa ini untuk lima tahun ke depan masih di isi oleh wajah-wajah lama. Ada beberapa wajah baru yang muda dan cukup menjanjikan baik dari segi elektabilitas maupun kualitas kepemimpinan. Hadirnya figur-figur alternatif ini, harus diakui, menjadikan pemilu 2014 cukup menarik dan istimewa. Di tengah fenomena golput yang persentasenya cukup signifikan dalam pemilu sebelumnya, antusiasme pemilih untuk berpartisipasi dalam pilpres kali ini menurut data yang dilansir oleh beberapa lembaga survey menunjukan peningkatan animo di kalangan pemilih utamanya para pemilih muda.

Ada beberapa alasan yang dapat menjelaskan perkembangan ini. Pertama, kaum muda sebagai bagian dari segmen masyarakat yang kritis sangat merindukan kemimpinan yang mampu membawa perubahan nyata. Kedua, elit-elit politik yang ada dinilai tidak mampu menjawab ekspektasi publik yang sudah lelah dengan sandiwara dan dagelan politik yang dimainkan para elit tersebut. Figur-figur yang mendududuki posisi puncak dan posisi strategis lainnya dianggap tidak memiliki kualitas kepemimpinan untuk mengatasi krisis yang membayangi bangsa saat ini. Kekecewaan ini dianggap cukup berdasar karena para elit politik dinilai lebih mementingkan deal-deal yang sifatnya transaksional ketimbang memikirkan kepentingan rakyat secara luas.

Sunday, 30 March 2014

Memahami dan Memaknai tindakan kita



sadar maupun tidak sadar kita di hidup di dunia ini tak luput dari apa yang nampak, apa yang dialami, atau apa yang kita dapati, segala hal yang membuat kita mengalami efek atau akibat dari semua hal itu. kita mungkin mengingat dewasa ini akan masa-masa dimana kita tergolong masih sangat kecil. Pemikiran masih sangat primitif, masih sangat tidak peka. Itulah masa-masa dimana kita masih sangat belia. Sangat kanak-kanak. Belum terlalu memikirkan hal-hal yang mendasar yang kemudian berdampak pada sesuatu yang lain, yang saling berhubungan, saling terkait. Kita tidak memikirkan hal-hal itu. keterhubungan itu kita enggan untuk memikirkan. 

Kita dewasa ini mengakui bahwa semasa kecil, apapun yang kita lakukan pasti berdampak. Entah itu malas mengerjakan tugas rumah yang kemudian berefek pada nilai kita yang kurang bagus sewaktu SD. Pikiran akan hal itu sewaktu SD memang sudah eksis, tetapi terkadang kita terfokus pada hal itu, kita tidak memikirkan hal lain yang saling berhubungan yang kemudian dampaknya ternyata bukan Cuma tidak mendapat nilai bagus, tetapi ada hal lain yang menjadi akibatnya. kita kemudian tidak terlalu mempersoalkan. Kita sewaktu belia itu thanya memikirkan akan nilai tidak bagus, atau malah sewaktu belia ada juga anak yang tidak memahami akan dampak dari tidak mengerjakan tugas itu.

BUAT TEROBOSAN BARU



Apa yang saya alami saat ini mengantarkan saya pada kondisi dimana saya inginn sekali menulis. Saya memahami tulisan ini demi perubahan yang berarti. Perubahan yang tidak setengah-setengah. Perubahan yang terkadang sudah saya lakukan sebelumnya tapi lagi-lagi Cuma panas-panas tai ayam atau dalam istilahnya semangat pertama dan selanjutnya semangat itu buyar. Entah apa yang membuat semangat itu cepat buyar atau hilang. Saya mungkin tidak pernah mengidentifikasi apa penyebab yang membuat semangat itu cepat hilang atau buyar. itulah kekurangan saya manakala saya dihadapkan pada situasi seperti itu.

Saya kembali mengingat akan masa-masa dimana saya memasuki awal kehidupan yang baru. Saya berhadapan dengan situasi yang baru. Yaitu masa-masa saya menginjakan kaki di kost saudara kandung saya. disitulah awal baru untuk memulai rutinitas baru. Saya kemudian melihat semuanya berjalan sangat biasa tetapi sangat berefek ketika hari ini saya mengingatnya. Efeknya adalah kontradiksi yang membuat saya, memaksa saya untuk terus merasa dunia ini sangat tidak adil. Dunia yang kemudian saya desain dengan ketidakadilan buat saya. ketidakadilan yang saya konstruksi sedemikian rupa yang kemudian saya menyalahkan dunia. 

Thursday, 27 March 2014

MEMAHAMI KONSEKUENSI ROKOK, KOPI DAN BUKU



Rokok dan kopi ditambah buku merupakan 3 benda yang terfikirkan oleh pada malam ini. Sembari menyantap kopi yang perlahan sehunya menurun akibat suhu malam yang dingin sambil melantunkan nada pada keyboard yang menginsyaratkan akan kecepatan dan keteraturan ketikan sinergis dengan kata-kata yang terus bertambah dan membentuk paragraf ini sehingga terpadulah dalam malam yang penuh cerita tentang rokok, kopi dan buku.

saya memikirkan akan konsekuensi yang saya alami ketika mengisap rokok dan meneguk kopi buatanku, dan selanjutnya melanjutkan membaca . awalnya sempat mencari kata yang sempat terpending akibat mengisap sekali rokok yang berada di asbak samping kananku, dan dlanjutkan kopi yang berada di samping kiriku dan buku dilengan kiriku. Sangat enak membaca sambil minum kopi dan merokok. Keenakan atau kenikmatan mungkin, bisa jadi kenyamanan ketika dalam kondisi itu. saya sulit mewakili apa yang saya alami. Entah itu nyaman, enak, nikmat. Yang pasti saya memahami ada sesuatu yang beda ketika sebelumnya saya hanya membaca, atau membaca tanpa kehadiran kopi. Malam dimana ketiga itu terpadu menjadi suatu cerita yang mengundang saya terus melanjutkan kata demi kata yang pada mudah-mudahan akan terwakilkan dalam kesempatan ini.
Pemahaman apa yang saya rasakan. Apakah seperti itu? saya menyadari  dalam kondisi itu saya sudah selesai mandi pada pagi yang sangat penuh semangat. Setelah saya mandi saya mencoba mengambil buku, dan membuat kopi dan mengambil sebatang rokok untuk dibakar dan diringilah kata-kata demi kata yang tanpa suara. Membaca dalam hati tanpa ada gerak pada bibir.

FENOMENA MAHASIWA SAAT INI



ketika kita mendengar kata mahasiswa yang kemudian terbesit dibenak saya dan mungkin anda adalah seorang intelektual, seorang akademisi yang cakap dengan disiplin ilmu yang dibidanginya pada universitas/perguruan tinggi tertentu. yang kemudian membentuk pemahaman akan indahnya dunia kampus yang syarat akan pertambahan hal baru dalam daftar agenda kesehariannya, daftar kesibukannya dan daftar perjuangannya sebagai wadah untuk meraih impiannya.

universitas sebagai kelanjutan dari Sekolah Menengah atas atau biasa disingkat SMA merupakan suatu tantangan baru, suatu kondisi dan keadaan baru ketika baru menginjakan kakinya di kampusnya, yang kemudian diarahkan dosen atau seniornya dengan tujuan memperkenalkan kampus, dan segala hal terkait aktivitas yang dijalaninya nanti selama beberapa tahun kemudian. entah itu ruang kuliah, lokasi auditrium, laboratorium, perpustakaan, bank, klinik kesehatan dll. yang kemudian berefek pada psikologi mahasiswa yang memperlihatkan begitu banyaknya segala hal yang dibutuhkan, segala hal yang nanti akan dipertemukannya, dikunjuginya, demi menunjang aktivitas dan kebutuhannya.

Wednesday, 26 March 2014

MEMAHAMI KESADARAN, kamu harus sadar ! kapan kamu sadar?

Memahami hidup tentu sangat kompleks. banyak hal yang kita dapatkan dalam perjalanan kita berada di bumi Tuhan yang penuh dengan hal-hal baru. hal-hal baru tersebut manakala kita mulai dari tumbuhnya kesadaran kita tentang apa itu? apa ini? apa sana? itulah kesadaran kita selanjutnya pertanyaan itu mengarah ke orang-orang terdekat dalam hidup, siapa lagi kalau bukan orang tua, saudara, dan keluarga yang menjadi saksi awal terbentuknya pemahaman tersebut. itulah masa yang mungkin terbilang kita masih relatif kecil/bayi kapang. kendati pemahaman tersebut belum mencapai tataran analisa, observasi,  dari mana asalnya, siapa pembuatnya, dan pertanyaan mendalam lainnya. tetapi tak jarang ada juga kita dapatkan dalam kasus-kasus yang mengatasnamakan orang-orang yang sudah menjelajahi alam pemikiran kritis pada masa lampau terkait esensi dari apa yang nampak dan dari segala aspek dari apa itu, apa ini dan apa sana.

sulit untuk mendeskripsikan pemahaman yang sudah menjelajahi alam pemikiran tersebut. apakah sekedar menemukan dan memberi nama pada penemuannya, atau ada hal-hal lain yang didapatkan dan kemudian menyimpulkan dengan dasar anggapan bukan kebenaran. atau malah pembenaran yang sistematis/subjektif. tidak menutup kemungkinan juga apa yang mereka pahami murni objektif dan menjadi landasan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni saat ini.

kesadaran tersebut terbilang sangat sulit dipahami. kesadaran mungkin pemahaman, mungkin juga pengetahuan tentang sesuatu, lingkungan, alam semesta. dimana tempatnya sadar itu? kesadaran itu apa dan bagaimana? pernah salah seorang teman sewaktu dalam kondisi yang menurut teman tersebut sangat kontradiksi, dia mengatakan; "bro kamu harus sadar". saya kemudian refleks diarahkan pada alam pemikiran yang terlihat jelas hitam pekat, gambaran kesalahan yang pernah saya lakukan sebelumnya, saat ini, dan kedepan mungkin saya akan lakukan lagi. dosa dalam pengertian teman yang selalu ke masjid, dan kebodohan menurut pemahaman orang yang bijaksana, ketololoan versi anak punk yang sudah mengalami degradasi moral. apakah itu kesadaran yang saya alami? entahlah.. Wallahu'alam bissawab.

Tuesday, 25 March 2014

MERENDAH HATI SEPERTI APA

banyak orang yang mengatakan bahwa merendahlah, jangan sombong, jangan pamer dengan keadaan diri yang menakjubkan. ada yang mengatakan bahwa orang akan lebih diakui eksistensinya jika selalu merendah, akibat kerendahannyalah membuat dia begitu dicintai, disayangi, serta dihargai dibanding sifat sombong. pertanyaan yang kemudian muncul adalah; apa penyebab seseorang merendah? apakah ada faktor tertentu yang membuat dia merendah? dan apa yang didapatkan dari sifat kerendah hatiannya

sangat sulit mendeskripsikan masing-masing individu tentang arti merendah yang seharusnya. penulis juga sulit mendeskripsikan merendah yang seperti apa yang tidak berdampak negatif kepada kita untuk jangka waktu yang panjang. apakah sifat rendah hati tersebut sudah eksis di dalam diri tiap-tiap individu? dalam hal ini bawaaan sejak lahir individu tersebut? atau malah perlu dilatih atau perlu bimbingan khusus? atau ada hal lain yang menyebabkan sifat rendah hati itu eksis pada diri seseorang?

LAKUKANLAH APA YANG MENURUTMU BAIK

Tidak bisa lagi dinafikan untuk menjadi pribadi yang baik terkadang sangat rumit bagi pemula. Pemula dalam hal ini adalah dia yang merasa sudah termotivasi oleh banyak hal yang kemudian mengarah pada kehidupannya yang lebih baik. kehidupan yang diakuinya bahwa sebelumnya kehidupannya terbilang sangat tidak terarah, tidak konsisten, tidak memiliki budaya pola hidup yang sehat dan masih banyak lagi. Pemula dalam hal ini juga adalah dia yang merasa ada sesuatu yang kurang dalam aspek pemahaman dan kemudian ingin menambah pemahaman lagi tentang dunia, pemula yang ingin lagi merekonstruksi tindakan-tindakan yang tidak baik sebelumnya untuk kemudian dia berhasil mencapai target berimplikasi pada keberhasilannya melewati makna pemula.

bagi pemula, kerumitan tersebut terlihat ketika dia sulit untuk mengikuti tahap-tahap untuk merubah kebiasaan lamanya, banyak arahan-arahan yang kemudian sangat menghegemoni pemahamannya, banyak buku yang kemudian merubah mindsetnya, dan bahkan pengalaman indrawinya tidak menutup kemungkinan mengklaim dirinya bahwa ada perbandingan yang sangat jauh dari apa yang dilihat dengan keadaan dirinya dari sisi tindakan dan pemahaman.

ketika dalam kondisi tertentu ketika seseorang memperlihatkan capaian yang baik dari sisi pemahaman, pengalaman indra, disaat itulah mereka terkadang sulit untuk mengaplikasikan apa yang dipahami, pengalaman indra tersebut. mereka cenderung memenjarakan pemahaman, atau apa yang dilihat tersebut di dalam diri dan kemudian sulit untuk diaplikasikan dalam wujud perilaku, tindakan (akhlaq).

Thursday, 20 March 2014

Kematangan Konsep pada diri seseorang

seiring berjalannya waktu kita pasti dihadapkan pada pilihan-pilihan untuk kemudian kita akan memilih pilihan diantara berbagai pilihan itu. diawali dengan masa kanak-kanak, jalan hidup kanak-kanak sangat seru dan tidak pernah kita lupakan. masa kanak-kanak adalah masa dimana kita tidak menyadari akan pilihan yang kita ambil. pilihan yang kemudian mengarahkan konsep dan kebiasaan serta berdampak pada karakter kita seiring berjalannya waktu.

masa kanak-kanak bagi yang masih mengingatnya akan mengatakan seru sekali masa kanak-kanak ku ketika saya bermain-main dengan teman-teman yang sangat baik, kami bermain tamiya, kami bermain bola dilapangan, bahkan kami sering ke laut untuk berenang serta memancing. ada juga yang mengatakan masa kanak-kanakku sangat indah manakala saya mengenal sosok wanita yang kemudian saat ini dia tidak ada disampingku. ada juga yang mengatakan masa kanak-kanakku sangat dipenuhi dengan hal-hal tragis yang memaksa saya berlinang air mata manakala saya mengingatnya, ada juga yang mengatakan masa kanak-kanakku sangat berperan penting yang menjadikan saya sampai saat ini dengan berjuta prestasi dan lain-lain.

itulah masa kanak-kanak yang memang setiap orang mungkin akan mengalami pengalaman yang berbeda-beda. ada yang merasakan kegembiraan pada masa kanak-kanaknya, ada yang merasakan galau karena pernah mengenal sosok teman cewek pada masa kanak-kanaknya dan kemudian cewek itu pindah tempat tinggal entah dimana sekarang dia berada, dan ingin sekali bertemu dengan teman ceweknya itu suatu saat, ada juga masa kanak-kanak yang dipenuh dengan hal-hal yang menguras emosional, bahkan ada juga yang mengalami masa kanak-kanak dengan menguras pikiran untuk belajar dan pada akhirnya berprestasi, serta ada juga yang menghabiskan masa kanak-kanaknya dengan hal-hal yang tidak berarti seperti mencuri, berkalahi dan kegiatan-kegiatan yang (mungkin) sangat tidak bermanfaat dsb.

Wednesday, 12 March 2014

PERSETAN

Kondisiku saat ini dihadapkan pada keadaan yang seram. dilain sisi saya memikirkan orang tua di kampung. dilain sisi saya memikirkan masa depanku. tetapi yang menjadi prioritas atau yang menjadi beban atau arah pikiranku yang paling dikuras adalah memikirkan kondisi mereka yang mencintai saya ketika mengetahui saya dengan kondisiku saat ini .. itulah persepsi orang ketika menjadi saya. tetapi kadang juga persepsi itu muncul pada diriku manakala saya berhasil dihegemoni oleh pemahaman orang. orang yang sok memahami saya. orang yang sok memahami pola pemikiran saya. orang yang sok bisa menjadi diri saya secara utuh.tetapi saya apresiasi apa yang mereka pikirkan tentang saya. itu merupakan bukti bahwa mereka respek kepada saya, mereka menjadikan saya sebagai tolak ukur kesuksesan mereka. mereka bisa belajar dari saya, belaja dari apa yang saya alami untuk mereka agar tidak melakukan seperti apa yang saya lakukan.

MASALAH ITU



Masalah menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah sesuatu yg harus diselesaikan (dipecahkan), soal atau persoalan yang harus di selesaikan. Masalah pasti terjadi pada manusia tanpa terkecuali dan siapapun orangnya. bisa juga terjadi pada selain manusia, yaitu hewan, tumbuhan.

Dalam kasus hewan dan tumbuhan sering kita dapatkan permasalahan yang dihadapi kedua jenis makhluk hidup itu jika dalam kondisi tertentu yang tidak diinginkan dan kemudian berdampak pada arah gerak, tindakan dua jenis makhluk hidup itu. dalam kasus binatang, anjing misalkan akan menggonggong jika mendapati anaknya sedang diganggu oleh manusia, kepekaan induk anjing ketika itu sangat terlihat, pemecahan masalah anjing itu yaitu dengan menggonggong siapa saja yang mengganggu anaknya dengan harapan manusia atau apapun yang mengganggu anaknya agar segera pergi meninggalkan anak anjing itu. dalam kasus tumbuhan, pernah kita melihat bunga puteri malu yang ketika daunnya disentuh oleh tangan manusia, dengan spontan daunnya mengkerut. Entah malu yang dilanda bunga itu atau mungin tumbuhan puteri malu itu enggan untuk disentuh. Analoginya bisa melalui bunga puteri malu dan untuk jenis tumbuhan-tumbuhan lain juga. Kita percaya makhluk hidup tidak ingin diganggu dan tidak ingin mendapatkan masalah. Tetapi dalam pembahsan ini saya akan fokus pada masalah itu yang dialami/dilanda manusia secara umum.

Thursday, 27 February 2014

CELOTEH TENTANG PEMBUKTIAN



Saya akan buktikan bahwa inilah keraguan kalian ke saya. saya manusia biasa sama dengan kalian wahai teman-teman. Saya selalu berpikiran positif dengan hadir kalian di sisi saya. saya juga apresiasi akan tindakan kalian yang mendorong saya untuk selalu sejalan dengan kalian meskipun saya selalunya tidak sejalan. Saya juga senang dengan kalian. Dikala saya dalam keadaan yang membingungkan, dalam keadaan kekurangan, disitulah kalian hadir untuk meminimalisir hal-hal negatif yang saya alami. saya sama sekali tidak berpikiran negatif pada kalian. Saya tidak mengatakan bahwa kalian orang yang tidak mengerti saya, atau tidak memahami pola pikir saya Cuma saya tau bahwa kalian belum sampai pada pemahaman saya saat ini. Kenapa saya begini, dan kenapa saya begitu. Masalah yang saya hadapi akan sulit dituntaskan karena saya memang tidak mau mengatakannya. Bukannya saya tidak mau mengatakan  pada kalian yang kemudian kalian mengatakan saya tidak menunjukan persahabatan yang hakiki, tetapi saya tidak mau perkataan saya nanti akan sulit kalian pahami, atau mungkin saya takut kalian mau menyanggah perkataan saya bahwa perkataanku itu tidak benar adanya, atau juga mungkin kalian Cuma mau katakan bahwa saya bodoh, maaf saya tidak mau ganggu kayakinan saya saat ini karena saya yakin apa yang saya pahami ini adalah awal keberhasilan saya. Saya tahu Kalian sudah jauh melambungi saya. saya selalu optimis bahwa kalian akan selalu menjunjung tinggi orientasi kalian ketika berada di makassar. Saya mengharapkan yang terbaik buat kalian. 

KEGANJILAN DI DADA



Ada keganjilan di dada. Pikiran sulit merasionalkan. Inilah keadaan emosi yang terkadang sulit di kontrol. Saya bingung bagaimana cara mengontrolnya. Saya sendiri tidak tau persoalan yang ada didada. Kedaan saya masih enggan membahas lebih detailnya tetapi alangkah baiknya kalimat sebelumnya sudah menjelaskan gambaran umumnya tentang apa yang melanda saya secara garis besarnya.

Tetapi saya mencoba menjabarkan sedikit lebih mengarah ke inti persoalan yang saya hadapi ini. Topiknya perempuan. Saya sedikit ilustrasikan bahwa dia sudah mempunyai pacar tetapi saya selalu meyakini bahwa suatu saat caraku ini akan berhasil mengalihkan perasaannya ke sesuatu yang saya harapkan. Harapan saya adalah sedikit konyol. Yaitu mengalihkan hatinya dari orang lain ke hati saya. saya memahami bahwa tindakanku ini kurang dewasa. Saya sebelumnya memprioritaskan kebahagiaan dia diluar kebahagiaaan saya. tetapi kalau boleh jujur kebahagiaan saya adalah harapan saya tadi ketika menjadi kenyataan. Tetapi saya harus bijaksana bahwa saya tidak mungkin berusaha mengalihkan kebahagiaannya. Saya tau kebahagiaannya adalah apa yang dialaminya saat ini. Dan disitulah letak kebijaksanan saya harus mengapresiasi keinginan dan tidak berusaha mengarahkan dia seperti gambaran yang saya inginkan. 

Thursday, 20 February 2014

KETIKA TEMAN-TEMAN SIBUK URUS SKRIPSI



Saya selalu berpikir tentang kepesimisan. Saya juga selalu merenung tentang penyesalan. Bahkan saya selalu berpikir tentang masa depan yang seperti apa yang suatu saat saya jumpai. Terkadang saya pesimistis dengan masa depan saya. Rasa pesimistis yang melanda saya diakibatkan dari banyak faktor. Diantaranya diri saya yang tidak memperlihatkan kemajuan sedikitpun. Hal itu terlihat jelas dari diri saya. Teman-teman yang sudah melambung jauh dari saya sudah mulai merasakan sedikit lagi menuju final dari bangku kuliah menuju dunia baru yang sama sekali baru. Dunia dimana mereka akan menantang masa depan. Dunia yang dimana mereka tidak akan menjumpai lagi pekerjaan rumah yang diberikan dosen sewaktu kuliah. Dunia yang dimana mereka akan menyusun rencana yang lebih terarah untuk kehidupan yang lebih kompleks.

Penyesalan memang  eksisnya dibelakang bagi setiap orang. Tidak ada penyesalan yang muncul didepan setiap orang. Saya kemudian mengkaji diri saya, apakah saya menemui penyesalan pada diri saya? Apakah saya dalam konteks ini mengakui bahwa diri saya menyesal karena teman-teman saya sudah mengurus skripsi sebagai simbol langkah terakhir mereka untuk mengakhiri perkuliahan mereka dan mendapatkan gelar sarjana? Apakah saya begitu tidak memikirkan jauh-jauh hari tentang simbol tersebut untuk kemudian saya bisa merasakan apa yang mereka rasakan saat ini?

Saturday, 1 February 2014

HIDUP BAHAGIA

ada yang mengatakan; kebahagiaan itu letaknya di hati. ada yang mengatakan juga kebahagiaan itu letaknya ada di pikiran, tinggal bagaimana mindset kita menilai akan pengalaman pancaindra. saya jadi bingung yang mana sebenarnya yang benar. apakah di pikiran atau di hati. atau mungkin kolaborasi keduanya, atau juga mungkin ada hal lain yang lebih tepat. Wallahu'alam.

banyak pendektan dalam menetapkan letak kebahagiaan. diantaranya pendekatan seni. orang akan merasakan kebahagiaan ketika disentuh oleh hal-hal yang berbau seni. tidak dinafikan lagi pernyataan itu benar. dan ini menyangkut perasaan (hati). :)

ada yang menyatakan dengan pendekatan memberilah orang akan merasakan kebahagiaan. memberi dalam aritan yang luas, (memberi motivasi, memberi benda yang disukai, memberikan hati kepada penerima hati yang lagi membutuhkan hati itu, dll), tentu kita tidak bisa kita nafikan juga bahwa ada kebahagiaan bagi penerima. terlebih lagi dengan pendekatan jabatan, materialis (keinginan kuat untuk mendapatkan benda yang diinginkan;mobil, hp kren dll), jika meraka sudah memiliki apa yang diinginkannya akan merasakan kebahagiaan meskipun untuk mendapatkan yang diinginkannya dengan berbagai cara, atau mungkin menghalalkan cara.

sering juga saya mendengar di masjid ketika sedang sholat, seorang khatib menyampaikan,; semua orang akan merasakan kebahagiaan ketika selalu mengikuti perintah Allah swt dan menjauhi larangannya, dan akan merasakan ketentraman di dunia dan di akhirat. dalam hati kecil saya saya sangat mengakui akan statmen itu karena sedikitpun saya tidak meragukan perkataan tuhan. meskipun di lain waktu saya akan mengkaji akan beberapa perkataan tuhan dengan pendekatan akal sehat.

bersambung....

LAGI-LAGI BELUM ADA KOMITMEN

hahahahha... saya awali dengan tertawa.

kemarin saya sudah komiteman akan merubah pola kehidupan saya. salah satu perjanjian dengan diri saya adalah saya akan berhenti bermain facebook diawali pada awal bulan ini (1 februari) sampai 1 agustus. tetap saya ingkari. ini mungkin bukti bahwa saya sangat sangat belum konsisten akan komitmen yang telah saya buat. saya sangat malu terhdap diri saya. "malu" adalah kata yang tepat yang selalu menghiasi hari-hari saya. saya sudah melanggar komiteman itu. saya barusan telah login kembali ke facebook.

saya betul-betul melakukan tindakan yang sebelumnya saya tidak terlalu pikirkan. saya memahami kemarin bahwa apapun konsekuensi saya akan jalani. diantaranya PASTI sangat banyak informasi. komunikasi dengan teman-teman dunia maya. dan melihat ocehan, curhatan, cerita, puisi, opini dari siapa saja yang mau berbagi di dunia maya YANG SAYA TIDAK AKAN JUMPAI LAGI.

saya tidak pikirkan akan hal-hal yang sangat penting. satu alasan saya kenapa kemudian saya melanggar komitmen itu adalah saya memikirkan tentang INFORMASI SEPUTAR KAMPUS, BERITA UPDATE, DAN PERKEMBANGAN NASIONAL, INTERNASIONAL via facebook. saya memikiran itu dan kemudian setelah login dan kembali melihat beranda, kronologi saya melihat orang-orang dengan wajah yang bervariasi yang membawa imajinasi saya kepada sesuatu yang menarik. saya kembali melihat-lihat status teman, foto-foto update teman. yang kemudian saya tidak fikirkan saya kembali chating dengan salah seorang teman saya. hahahha..

Friday, 31 January 2014

REVOLUSI DIRI

Hari ini tanggal 1 februari sampai 1 agustus 2014 tepatnya di kost kakak saya hasan di samata, kab. gowa. depan puskesmas samata dan sekarang waktu menunjukkan pukul 5.42 wita subuh. Saya atas nama ANTON MIRDAWUA ALUDIN sudah bertekad akan merevolusi kehidupan sehari-hari saya.

Saya akan mengubah pola kehidupan yang sebelumnya. saya tidak mengatakan pola kehidupan sebelumnya buruk tetapi lebih tepatnya perubahan yang lebih baik. yang sebelumnya baik ke lebih baik lagi. saya pahami akan sangat sulit karena kebiasaan sebelumnya bisa saya katakan sudah mendarah daging tetapi saya yakin dengan sesadar-sadarnya bahwa saya bisa melaluinya dengan kebiasaan baru ini.

-  Hal tersulit mungkin kebiasaan main facebook. itu yang paling sulit saya lupakan, karena facebook dalam pemahamanku sebelumnya seperti obat. obat dikala saya sendiri, obat dikala banyak pikiran, obat dikala saya kehilangan inspirasi dan yang paling aneh adalah obat untuk menyembuhkan kekosongan hati. meskipun sampai sekarang masih tetap kosong karena hasrat ingin mencari kekasih di facebook itu tak kunjung dapat juga. tetapi satu hal yang membuat saya bangga dengan kehadiran facebook yaitu kesediaan berbagi. orang selalu berbagi kesedihan, berbagi kebahagiaan, berbagi cerita indah, serta berbagi arahan-arahan positif, dan yang paling saya sukai yaitu update informasi yang sangat aktual sehingga dari sekian banyaknya informasi nasional maupun internasional tak sedikit saya tau. pokoknya facebook tempat yang efektif untuk berbagi tetapi bukan berbagi secara materi tetapi berbagi cerita, tidak menutup kemungkinan juga facebook sebagai wadah untuk berbagi secara materi ketika beberapa pihak saling bersepakat.

   Tetapi kebiasaan itu saya akan ubah ke hal-hal yang lebih produktif yaitu baca buku, olahraga, dan baca artikel di internet serta menulis dan posting di blog. mudah-mudahan 6 bulan trining ini bisa membentuk kembali kebiasaan baru ini. dan apabila tiba waktunya 1 agustus saya akan kembali mengunjungi dunia maya dan facebook menyambutku "selamat datang kembali anton..! kami teman-teman dunia mayamu sangat-sangat merinduhkanmu..!!" hehehe..

BISMILLAHH...

-  Hal tersulit kedua adalah tidur 4 jam sehari. saya menyadari diriku bahwa saya terbiasa begadang. biasa orang kalau bagadang sampai jam 2 dan jam 4 sekitaran itu, tetap saya sampai selesai sholat subuh seperti sekarang waktu menunjukan pukul 5.54 subuh. dan kemudian dihadapkan pada hal baru, yang sangat baru, yaitu tidur 4 jam sehari. saya saat ini belum menargetkan apakah 4 jam waktu tidur itu di waktu malam atau di waktu siang hari, atau mungkin bagi 2 saja, di waktu malam 2 jam dan waktu siang 2 jam. saat ini yang terlintas dipikiranku sepertinya efektif kalau 4 jam dihabiskan di waktu malam. saya tidur mulai jam 1 atau jam 2 dan bangun jam 5 atau jam 6. dan kemudian SHOLAT SUBUH dan lanjut olahraga sedikit. hehehe..

BISMILLAH...

-  Hal sulit selanjutnya adalah jangan makan kalau tidak lapar. hehe... mungkin ini tidak asing lagi buat saya. yang saya pahami dan saya sadari adalah KETIKA ADA UANGKU SAYA INGIN SEKALI MAKAN, TETAPI KETIKA TIDAK ADA UANG DI TANGANKU SAYA BAHKAN BISA MENAHAN SEHARIAN. HEHE.. Tetapi rokok dan kopi yang sebenarnya sangat memberatkan saya. tetapi saat ini saya belum memunculkan tekad untuk mengubah kebiasaan merokok dan kopi itu tetapi saya mencoba menguranginya saja meskipun saya tidak tulis di daftar perubahan kebiasaan menuju kebiasaan baik. hehehe...

BISMILLAH...

-   Hal sulit selanjutnya adalah membaca, dan olahraga setiap pagi. hehe... yang saya tau, saya orang yang tidak pernah olahraga di waktu pagi ketika saya berada di makassar. dan itu hal baru buat saya untuk menstabilkan kondisi saya agar bisa fit tiap hari.

dan membaca juga bagi saya bukan hal baru, tetapi hal baru buat saya adalah membaca di waktu pagi sebelum olahraga, setelah sholat, setelah bangun pagi. nassami.. hehehe.. mudah-mudahan bisa terlaksana membacaku diwaktu pagi. karena selama ini saya membaca tidak kenal waktu selagi ada keinginan alias mood. hehehe...

ALLAH TIDAK AKAN MERUBAH NASIB SUATU KAUM KECUALI DIA SENDIRI YANG MENGUBAHNYA. SAYA HANYA MAMPU MERENCANAKAN SELEBIHNYA KETETAPAN TUHAN.

LAHAULA WALAKUATA ILABILLAH...

SAYA AKAN BIJAKSANA


Bismillahirrahmanirrahim.

pemahamanku sekarang adalah diri ini sangat jauh dari ilmu tuhan yang Maha. Sangat sedikit dari banyaknya Ilmu tuhan yang terpanjar di belahan bumi. Saya sendiri tidak bisa mengolah diri supaya sesuai dengan arahan tuhan, arahan panutan seluruh manusia di bumi; Rasulullah saw. Saya memahami bahwa pemahaman ini saja belum cukup menggambarkan banyaknya Ilmu tuhan. saya meyakini dengan sepenuh jiwa, sepenuh hati, sepenuh pemikiran bahwa ketika pemahaman akan Ilmu tuhan sudah kita dapatkan Insya Allah dengan izinNya kita akan bijaksana di muka bumi. Saya tidak nafikan keyakinan ini juga akibat dari pemahamanku, ilmuku, pengalamanku dari membaca buku, perkataan orang yang pernah saya dengar dan saya memutuskan untuk mengiyakan bahwa hal itu benar tetapi didukung juga dengan perkataan Tuhan, perkataan panutan saya dan seluruh manusia di bumi, yang menyatakan bahwa Ilmu sangat penting, Ilmu tuhan jelas adanya, Ilmu tuhan sangat luas, jikapun manusia memiliki ilmu pengetahuan yang banyak, kebanyakan ilmunya itu jika di perumpamakan bagaikan tetes tinta. Dan ilmu tuhan meliputi alam semesta.
Siapa yang tidak ingin memiliki banyak ilmu yang kemudian membuat dia bijaksana. seorang yang Bijaksana dalam pemahaman saya dalah seorang yang memiliki pemahaman akan dunia, dari yang terkecil sampai kepada yang besar. Bijaksana laksana Rasulullah, meskipun kita tidak seperti Rasulullah karena Rasulullah sudah diberi keistimewaan dimata tuhan tetapi setidaknya pemahaman kita mendekati pemahaman Rasulullah dan para sahabatnya. Minimal pemahaman kita setingkat dengan orang-orang yang sudah diberi petunjuk oleh Allah SWT, orang-orang yang diberi petunjuk yang kemudian mereka berbuat bijak kepada alam, manusia dan tuhan. saya ingin sekali seperti mereka yang sudah diberi petunjuk.
Kebijaksanaan yang jelas terlihat seperti baginda besar Nabi Muhammad saw. Dengan perilaku yang luar biasa, tidak seorang pun dimuka bumi yang menandingi perilaku, akhlak, yang terpanjar dari Cahaya Allah SWT, sehingga siapapun yang melihat wajah beliau pasti akan merasa damai, merasa tentram, kecuali bagi mereka yang sudah dihasut oleh iblis.

Tuesday, 28 January 2014

Mencari kebenaran

mencari kebenaran. itu yang sudah terbesik di benakku akhir-akhir ini. dalam kehidupanku sehari-hari tak jarang saya temui banyak hal yang membuat saya bertanya-tanya akan hal itu. diantaranya berbagai macam karakter individu, sampai ke persoalan ideologi.

tetapi yang menjadi fokus saya adalah persoalan ideologi. saya tidak bisa nafikan ideologi merupakan hal yang sangat fundamental dalam kehidupan seseorang. jika ideologinya benar berarti dia telah menjalani kehidupannya dengan benar. tetapi jika ideologinya salah berarti dia telah menjalani kehidupannya dengan tidak berdasar, atau dia tidak menggunakan akalnya secara maksimal untuk menemukan kebenaran.

ada juga dalam prakteknya dia memperlihatkan kebenaran. tetapi justru pemahamannya akan ideologinya salah. saya pernah mendengar beberapa narasumber dalam sebuah seminar internasional. salah satu pemateri pernah mengatakan, bahwasanya kehidupan di amerika sangat kental nuansa Islamnya. hal itu terlihat kehidupan di amerika sangat tentram. padahal di amerika notabene orang islamnya sedikit.

Sunday, 26 January 2014

HANTU GOKIL DARI JOGJA


 Selamat pagi kawan” Sapa rio dengan raut wajah yang segar, disaat jiwa dan raga ini sudah mulai terjaga 2 menit setelah terbangun dari tidur yang penuh dengan ketakutan.
Ketakutan yang mengantarkan saya ke alam bawa sadar yang hanyut dalam ruang dan waktu yang mencekam perasaan dan pikiran. sosok mengerikan yang berwajah hancur seperti tergores-gores silet, seluruh tubuh hitam dibalut kain putih bercampur darah dan anehnya berkepala botak ditengahnya tetapi rambut tumbuh tepat di samping kiri dan kanannya yang berantakan, hadir dan menampakan dirinya di alam bawa sadar saya.
Saat itu yang terlintas di pikiranku bahwa ternyata di dunia hantu ada salon terbukti rambut hantu tersebut di model sedemikian rupa dengan model rambut seperti di film kerajaan yang pernah saya tonton, saya juga bingung faktor apa sehingga hantu tersebut berambut seperti itu karena baru di jojga yang bermimpi hantu seaneh itu tetapi sangat menyeramkan.
Di alam bawa sadarku hantu tersebut menampakan dirinya tepatnya di depan kamar mandi kontrakan kami yang jaraknya tak jauh dari kamar kontrakan.
“Selamat pagi juga kawan” jawab saya dengan perasaan takut, tapi pada saat itu saya enggan menceritakan mimpi saya ke rio karena alasan tertentu.

SURAT KE PAK DAHLAN ISKAN



Makassar, 01 Februari 2013
Kepada YTH,
BAPAK DAHLAN ISKAN
Di -
Tempat

Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Rasa syukur saya panjatkan kehadirat Allah swt,  karena saya masih diberi kesempatan untuk hidup dan tentunya tak luput dari cobaan sehingga saya mampu mengedepankan kesabaran, yang tidak lain untuk meningkatkan kualitas iman serta melalui kesempatan ini atas izinNyalah akhirnya saya bisa mengeluarkan curahan hati kepada sosok inspirasi saya yaitu pak dahlan iskan.
Shalawat dan Taslim tak lupa saya persembahkan kepada junjungan besar Nabi Muhammad saw, sebagai sosok pemimpin yang sangat saya cintai sampai akhir zaman.
Sosok pemimpin yang berani, tangguh dan baik hati, itulah kalimat yang selalu mengingatkan saya ketika melihat anda di layar kaca pak.
Keberanian tersebut terlihat ketika anda nekat membuka pembatas jalan saat petugas tol lalai akan tugasnya. Tindakan tersebut memastikan untuk orang-orang yang anda cintai tidak berlama-lama merasakan kemarahan, kegelisahan dan ketidaknyamanan saat menunggu petugas yang lalai akan tugasnya. Ketangguhan serta kesabaran anda juga terlihat dengan perjalanan hidup anda yang penuh dengan tantangan serta cobaan yang pada akhirnya mengantarkan anda hingga sekarang yang jauh dari kekurangan. Subhanallah.“Apabila kita belum pernah merasakan kesusahan kita tidak mungkin akan dapat merasakan kemenangan”. saya yakin kalimat bijak di atas menggambarkan perjalanan hidup anda yang tak luput dari kesabaran dan itu semua  membuat saya terdorong untuk seperti anda. Terima kasih pak.
Dari perjalanan hidup anda hingga sekarang yang tak luput dari tantangan itu semua bukti kasih sayang Allah kepada anda pak, untuk menguji seberapa besar kesabaran anda. Yang tidak lain untuk meningkatkan level keimanan anda. Hal tersebut jelas terlihat pada kondisi anda dengan berbagai masalah yang anda hadapi selama ini dan anda menyikapinya dengan sabar serta bijak dalam bertindak.
 Semakin tinggi pohon, semakin deras angin yang meniupnya”, saya semakin yakin kalimat ini benar ketika melihat engkau pak. Kebenaran kalimat diatas  membuat saya bersemangat dalam menjalani hari-hari saya dalam kondisi dan situasi apapun saya berada. Sekali lagi terima kasih pak. Sangat banyak inspirasi yang saya peroleh dari bapak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu.

Wasalam.