Friday, 13 December 2013

UBAH KEBIASAAN JELEK

Ilustration
Apa yang kamu lakukan sekarang. tindakan-tindakanmu sekarang merupakan sesuatu yang bersumber dari pemahamanmu akan tindakan itu sebelumnya yang terlintas di pikiran dan benakmu.
sesuatu yang sering orang-orang katakan kepadamu bersumber dari perilaku-perilakumu setiap hari atau secara berangsur-angsur dia lihat atau amati. tapi pernahkah engkau berpikir bahwa tindakan yang sering anda lakukan tiap harinya kadang berlangsung secara otomatis dan kontinue, tanpa kamu pikirkan? atau tidak adanya motivasi sebelumnya? ... meskipun tindakan-tindakan dari kebiasaanmu itu kurang baik? capaian yang luar biasa apabila kebiasaan hari-harimu tak luput dari kebaikan atau hal-hal yang bisa membuatmu maju atau sukses. seperti kebiasaan bangun telat sampai siang hari, kebiasaan bangun subuh untuk mengerjakan sholat subuh. atau bahkan kebiasaanmu main game sampai berlarut-larut di depan layar televisi?

INGAT.. !! ukuran penilaian orang lain yang efektif dilihat dari seberapa akurat penilaian akan kebiasaan sosok yang dia lihat secara kontinue atau tidak pada momen atau hari itu saja. karena ketika si A mengklaim si B bahwa si B jahat atau baik pada hari itu saja di khawatirkan itu merupakan topeng dari pemilik pribadi raga si B sebagai objek yang diamati atau dilihat itu.

BIMBANG

Ilustration
Hari dijalani dengan lesuh
mentari enggan menyinari
beribu pertanyaan terlintas di kepala
kenapa wahai diri ?

kenapa engkau selalu enggan bercerita..
atau kenapa engkau tidak menyemput sinar mentari?

sedangkan engkau sang pengelana ulung
tidak bosan-bosan engkau pergi mencari dan mencari
mencari akan kepastian yang ada di pikiranmu..
apakah itu cuma ilusi
atau kita berada di dunia fatamorgana?

fatamorgana pun kini engkau temui
sanggup membuatmu terlelap dalam tidurmu yang panjang
sanggup mengubah hari-harimu pada kebodohan

HARAPAN LEBIH BAIK

ilustration
Hari ini tak ada sedikitpun terlintas di pikiranku akan sesuatu yang bisa mengubah diriku kepada sesuatu yang bisa membuat saya berkembang. saya menjalani hari ini dengan biasa-biasa. tidak ada yang istimewa. yang menjadi pertanyaan di benakku saat ini adalah bagaimana caranya saya bisa melalukan tindakan yang baik sedangkan saya sendiri belum memikirkan atau belum mempunyai kepekaan terhadap hal-hal yang berarti bagi hidupku?

sedih rasanya melihat diri ini yang jauh dari kebijaksanaan. jauh dari visi, sedih melihat kerancuan pikiran yang selalu memikirkan hal-hal bodoh, memikirkan kesenangan duniawi melulu.

tidak ada keseimbangan. tidak ada penyelaras. membuat diri terbelenggu oleh hawa atau dorongan dari dalam yang selalu dijunjung tinggi sedangkan hawa itu merupakan sesuatu yang kontradiksi dari kata hatiku yang bersumber dari Sang Pemilik Ilmu Pengetahuan.

Wahai sang pemilik Ilmu, seimbangkanlah tindakanku dengan pemahamanku begitu juga sebaliknya,
seimbangkanlah pemahamanku dan tindakanku. seimbangkanlah bicaraku dengan pemahamanku, berikanlah aku kekuatan untuk berbicara yang sesuai dengan apa yang saya yakini itu benar berdasarkan kebenaran akan Dzat Mu.


saya tidak berdaya akan kehadiran berbagai sesuatu, saya akui bahwa saya lemah ketika pemahaman akan sesuatu itu belum saya ketahui secara paripurna. olehnya itu saya meyakini dengan sepenuh hati bahwa Sang Pemilik Ilmu selalu memberikan saya petunjuk untuk membuat pemahamanku akan sesuatu eksis di benak saya secara keseluruhan.

sejarah kelam? marilah nikmati hidangan kopiku yang lezat.

Ilustrasi
Melihat keindahan
berlari mendobrak ketidakpastian
memilih bersendar pd reruntuhan

hati yang saat ini tak memihak
dikarenakan sejarah menciderai hati
hati memilih bersahaja di atas sajadah ke Esa an Nya..

apa yang sebenarnya menjadikan kebisuan terus menyerang
hati ini menyuarakan amukan kebencian
manakala seribu pemahaman dunia terlintas dengan cepat
bagaikan kecepatan cahaya

tetapi enggan tersimpan erat di kalbu sang pengelana
reruntuhan kesakitan terus menerjang
adakah secuil kesakitan lagi?
yang sudah dipahami secara akal sehat itu sudah hilang
dikarenakan pemahaman akan kesakitan itu eksis..

saya sudah menyadari itu wahai kebencian
saya sudah menyadari itu wahai sejarah kelam
tindakan juga sebenarnya ada..
tp mungkin blm secara keseluruhan dan sungguh-sungguh