Sunday, 24 November 2013

SAYA TIDAK TAHU PEMAHAMANMU WAHAI WANITA



 Dulu diri ini seperti berada di alam yang dipenuhi  dengan keinginan-keinginan yang terwujud terkait keinginan memandapatkan seorang wanita untuk dijadikan teman khusus. Persepsi akan seorang wanita pun seolah gampangan untuk    dipacarin dialam tersebut. Sekilas pemahaman akan wanita terlihat jelas untuk kemudian mengarahkan dia seperti keinginan yang kita inginkan.

Cara-cara untuk meyakinkannya pun eksis dengan pemahaman bahwa dengan cara ini dia pasti akan mengiyakan untuk menjadi teman khususku. Cara-cara itu sekilas sangat kontradiksi dengan pemahaman orang-orang yang saya kenal selama ini. Cara saya dengan cara mereka berbeda jauh, sangat jauh. 
Saya kemudian meyakini bahwa kekuatan retorika yang menjadi modal besar agar persepsi tentang meyakinkan wanita terwujud, dalam hal ini wanita akan dengan mudah tergoyah dengan kekuatan retorika, dlm hal ini juga perpaduan retorika dengan reaiitas yang dihadapi yang rasional tanpa memikirkan keterkaitan antara perasaan (hati), pengalaman wanitanya, karakternya.