Wednesday, 15 January 2014

BERBICARA YANG BAIK

ilustration
Sejatinya diri sulit ditebak. terlebih pemahaman akan bicara kita sebelumnya tidak terfikirkan. dan tidak disadari dan selanjutnya baru disadari setelah ada teguran yang menyita emosi kita ketika orang lain memberi tahu bahwa apa yang kita katakan tidak seharusnya dikatakan. atau ada orang yang memberitahu bahwa yang kita katakan itu tidak benar, (menyakiti hati orang lain), dan kemudian kita menyadarinya. itulah yang ada beberapa orang yang selalu terjebak pada kebiasaannya sehari-hari. mereka berbicara tanpa memikirkan atau merenungkan apa yang sebenarnya dia katakan. apa tujuan dari perkataannya atau apa kesan bagi yang mendengar perkataannya dan manfaat dari perkataan itu.

berbicara merupakan sarana untuk menyampaikan pesan kepada orang lain yang berbentuk kata dan tersusun dalam kalimat yang kemudian tersampaikan kepada orang lain. terkadang kita berbicara tanpa memikirkan apakah pesan yang ingins saya sampaikan ini sama seperti pemaknaan dari orang yang mendengar? atau terkadang juga apa yang kita katakan disalah artikan bagi si pendengarnya. itu yang kemudian bisa memicu terjadinya proses interaksi yang kurang efektif (miss komunikasi).

tapi bukan itu yang ingin saya katakan. yang ingin saya katakan disini adalah pemahaman akan pentingnya memahami bicara kita sendiri. artinya apa yang kita bicarakan harus terfikirkan sebelumnya, atau sebelum berbicara kita memahami dulu dampak dari pembicaraan kita sebelum terucap dibibir kepada pendengar.