Wednesday, 4 December 2013

KESENANGAN DUNIAWI

Ilustration
Saya disni di warkop tepatnya di depan kampus 2 alaudin ditemani salah seorang junior dari fakultas Syariah jurusan perbandingan mazhab dan hukum. teringat akan beberapa hal yang membuat saya digerogoti pertanyaan pasca pemahamanku tentang zona nyaman yang tak luput dengan kesenangan (hedon).

saya memahami bahwa kerasnya kehidupan bisa membentuk karakter pejuang, banyaknya persoalan bisa membentuk diri bijaksana, banyaknya ilmu dunia bisa membentuk pemahaman tentang esensi kehidupan, banyaknya ilmu spiritual bisa membentuk persepsi kita tentang hakikat dibalik apa yang nampak.


tentu yang menjadi persoalan adalah ketika kita tidak mempunyai keinginan, atau kemauan untuk mencari ilmu pengetahuan tersebut. ada juga orang yang sudah difasilitasi sarana untuk mendapatkan ilmu pengetahuan tetapi malah dia tidak mempunyai persistensi untuk menghadirkan ilmu pengetahuan tersebut pada dirinya.

banyak hal yang kemudian membentuk persepsinya bahwa ilmu pengetahuan itu tidak terlalu penting, ilmu pengetahuan itu tidak begitu istimewa. ada juga yang beranggapan bahwa ada waktu untuk mencari ilmu dengan menunda-menundanya, serta ada juga yang diteror kesenangan sehingga diarahkannya kepada ketidakjelasan hidup.

banyak hal yang membentuk persepsinya tentang ketidakjelasan tujuan hidup. salah satunya adalah tindakan-tindakannya atau  hal-hal yang tidak sangkut pautnya dengan orientasinya di dunia seperti mengejar kesenangan hidup, mengejar kenikmatan dunia.

sadarkah kita bahwa segala apa yang kita lakukan didasari kita menuhankan dengan orientasi kita?? sadarkah kita hidup di dunia dengan mengejar kenikmatan hidup berarti kita bertuhan dengan kesenangan tersebut?




No comments:

Post a Comment