![]() |
| Ilustration |
Hari dijalani dengan lesuh
mentari enggan menyinari
beribu pertanyaan terlintas di kepala
kenapa wahai diri ?
kenapa engkau selalu enggan bercerita..
atau kenapa engkau tidak menyemput sinar mentari?
sedangkan engkau sang pengelana ulung
tidak bosan-bosan engkau pergi mencari dan mencari
mencari akan kepastian yang ada di pikiranmu..
apakah itu cuma ilusi
atau kita berada di dunia fatamorgana?
fatamorgana pun kini engkau temui
sanggup membuatmu terlelap dalam tidurmu yang panjang
sanggup mengubah hari-harimu pada kebodohan
apa yang engkau pikirkan
jangan bersedih memikirkan fatamorgana
itu cuma bayang semu yg selalu memenjarakanmu
sang pengelana disana banyak cinta
tapi hati-hati kamu sudah terpenjara
bebaskan dulu dirimu pd cintaNya
kamu selalu mengelilingi ilusi
jangan bodoh melihat cinta
jangan pernah menyesal akan cinta
dan jangan pernah lari dari cinta
keindahan akan selalu ada karena cinta
kamu sang pengelana.. di hatimu ada cinta
tapi ada banyak ilusi yang membuatmu bodoh
hari ini dan besok akan selalu sama
pahami keindahan cinta itu
dan kamu akan berada pada dunia yang indah
saya yakin cinta itu ada pd dirimu
jangan nafikan keindahan akan cinta itu
cinta penuhilah hati sang pengelana
dengan cintamu akan kekuatan untuknya
perjalanan panjang untuk melewati
dan menemukan orang-orang yang baik
beribu ular berbisa di laluinya
dengan keyakinan akan keindahan cinta
yang selalu menghiasi jalannya
terlihat akan cabang-cabang keindahan
yang terurai di perjalanan
semuanya akan indah
jangan pernah bodoh untuk meninggalkannya
biasakanlah..biasakanlah..biasakanlah...
dan itu latihan untuk pengelana ulung..
dan latihan untuk pejuang demi keindahan
hari-harimu selanjutnya..
itu harap sang Pemilik Cinta...
dengarkanlah.. dan resapilah dihatimu
yang baik...
ingat.. karena di hatimu ada cinta
jadi dengan keyakinan itu kamu
sang pengelana pasti akan menembus ketidakpastian
dalam melihat keindahan hari-harimu.
kepastian bukan kesombongan...
ingat itu sang pengelana ulung..
kamu berkelana demi Sang Pemilik Cinta
bukan kebodohanmu.. dan bukan
rayuan cabang kayu jelek yang engkau temui
di perjalanan panjangmu...
bersabaarlah.. dan berjuanglah..
korbankanlah waktumu demi kejelasan hari-harimu
demi hatimu supaya terpenuhi Cinta Yang Sebenarnya.

Bismillah..
ReplyDelete