![]() |
| Ilustration |
berada disini. sembari memikirkan kenangan indah, kenangan manis, bahkan kenangan pahit. merinduhkan lingkungan dimana saya berada di alam kebahagiaan. merinduhkan kondisi dimana hati ini terpadu dalam hati yang selalu dekat denganNya. merinduhkan kondisi dimana diri ini, keluarga dan orang-orang yang pernah dekat merasa bahagia tanpa adanya kecemburuan sosial, tidak adanya kebencian, tidak adanya dendam. hati ini akan selalu tentram, tanpa adanya penyakit yang bisa berdampak pada sesuatu yang mengarah kepada hal-hal yang negatif.
saya selalu memikirkan akan kenyamanan itu, dimanapun saya berada tanpa adanya prasangka negatif, tanpa adanya rasa iri, tanpa adanya kecemburuan sosial, tanpa adanya ketidakadilan. begitu juga dengan orang-orang yang mengenal atau bahkan orang yang tidak mengenal saya, merasakan kenyamanan. saya tidak mempunyai apa-apa untuk membuat orang nyaman ke saya. saya cuma bermodalkan rasa sayang, rasa cinta, yang termanifestasi kepada ketulusan memberi tanpa pamrih, memberi tanpa kesombongan, memberi tanpa meninggalkan prasangka negatif. diri ini selalu memimpikan kondisi itu yang kemudian Insya Allah bisa berdampak pada keniscayaan untuk menjadikan diri ini bermanfaat untuk orang lain.
saya pernah mengalami kondisi dimana saya sensara, sedih, bahkan saya pernah merasakan kondisi yang sangat membutuhkan bantuan orang lain. saya sangat sedih pada kondisi saat itu orang yang paling saya sayangi bersedih, merasa dirinya sangat capek, sangat tidak mempunyai apa-apa tetapi dia malah mengorbankan dirinya untuk membuat saya bisa berhasil. ketika memikirkan itu saya sangat sedih sekarang. kapan saya bisa membalas jasanya ya Allah...
Ya Allah.. jadikan hamba manusia yang selalu mengingat jasa orang tua hambamu ini ya Allah,,, buatlah hamba ini selalu bersyukur atas doa-doa yang telah orang tua hambamu ini mendoakan anaknya. hamba akui ya Allah hamba sering melalaikan kewajiban-kewajiban yang seharusnya hamba lakukan demi kebaikan kedua orang tua hamba Ya Allah.. ampuni hamba ya Allah...
hamba juga saat ini mengakui hamba selalu berbohong kepada kedua orang tua ha
mba ya Allah.. berikanlah kesadaran akan adanya hari pembalasan. hamba mengakui bahwa hamba ini sangat berdosa kepada kedua orang tua hamba ya Allah.
jadikan hamba manusia yang selalu bersyukur ya Allah.. jadikan hamba yang selalu melihat masa depan yang ceria,, jadikan hamba yang selalu berusaha dan jadikan hamba termasuk orang yang tidak pernah putus asa meskipun asam garam kehidupan selalu melanda saya. karena hamba tidak menafikan bahwa sewaktu SMA hamba sering merasakan asam garam kehidupan. sekali lagi Ya Allah jadikan hamba termasuk orang-orang yang tidak pernah lupa akan nikmatMu dan tidak pernah lupa akan jasa-jasa orang-orang yang selalu mendoakan saya, selalu memberikan saya apa yang saya inginkan dengan tulus, selalu menasehati saya. itulah pintaku.. saya berjanji akan membalas jasa-jasa itu dengan capaian untuk membuat mereka menangis bahagia. membuat mereka menyaksikan keberhasilan mereka. karena saya selalu tau apa yang mereka inginkan yang tidak lain melihat anak-anaknya berhasil. amin. ya Allah.

No comments:
Post a Comment