 |
| Ilustration |
"Mulai Menulis", kedua kata tersebut yang ada di pikiranku saat ini. entah ada
faktor yang mengesiskan kedua kata tadi sebelumnya. tetapi saya
memahami bahwa kedua kata tadi menjadi inspirasiku malam ini untuk terus
melanjutkan kata demi kata sehingga menyusun paragraf ini.
keinginan
saya untuk mulai menulis malam ini sangat berapi-api. apalagi ada sosok
teman disamping saya yang kemudian mengarahkan saya untuk terus
melanjutkan tulisan ini.
bagi mereka mungkin tulisan ini kurang bagus tetapi
saya mempunyai ambisi untuk terus melanjutkan kata demi kata yang pada
akhirnya merajut cita-cita yang memang sudah lama tenggelam dalam
keegoan diri yang selalu berputar-putar pada ketidakpastian.
saya
sebelumnya tersentak, hening yang serentak juga membius diri ini,
pikiran seperti melayang tak tentu arah sebelum akhirnya saya mengawali
tulisan ini. bisikan hati, pikiran mungkin sebelumnya eksis pd diri saya
yang mengatakan bahwa sulit ketika mengawali tulisan. itulah yang saya
alami sebelumnya ketika sebelum saya menulis.
"saya harus
menulis". kalimat itu terus berdengung di benakku. fokus untuk terus
untuk melanjutkan tulisan ini. kapan saya bisa menulis jika persepsi
tentang itu terus melanda diri saya. kapan saya harus berkembang dari
sebelumnya yang memang saya dikenal tidak hobi menulis. kapan saya
memulai kesadaran bahwa menulis itu penting buat saya. saya harus terus
menulis meskipun substansi penulisan saya tidak mencerminkan intelektual
saya. ini tulisan saya, dan bukan tujuan saya untuk memperlihatkan
kepada orang lain.
kenapa orang bisa sedangkan saya tidak
bisa?????? saya bisa jika orang tidak bisa.. dan kenapa saya harus sama
dengan orang lain?? saya memang beda dengan orang lain dan itu potensi
saya. keinginan saya untuk mengembangkan potensi saya sangat besar. saya
harus berubah dari sebelumnya saya terpuruk dalam ketidakpastian. saya
harus mengawali bahwa hidup itu tidak terlalu rumit jika kita sudah
mempunyai keinginan yang besar, tekad yang bulat.
saya
sadar potensi saya sangat luar biasa. krn satu alasan bahwa saya tidak
sama dengan orang lain. apabila saya sama, kenapa saya harus sama dengan
orang lain. memang saya diciptkan beda dengan orang lain olehnya itu
saya pasti punya potensi yang memang beda dengan orang lain dan saya
harus asa potensi saya, dan kesungguhan saya untuk mulai menulis.
amazing..... wondefull grow......
ReplyDeletesangat menginspirasi brooooooo.!!!!