![]() |
| Ilustration |
Ketika saya masuk ruangan pelatihan peer mentoring tersebut
saya merasakan sesuatu yang beda. Beda dalam hal ini adalah adanya rasa gugup,
tidak percaya diri, dan bertingkah yang tidak terfikirkan oleh saya atau
bertingkah seperti tidak menunjukan kepercayaan diri.
Rasa gugup, malu, tidak percaya
diri yang terlihat dari bahasa tubuhku. mungkin perasaan itu akan berefek pada
orang-orang yang melihat saya. Dan lagi – lagi saya ingin keluar dari kondisi
yang tidak nyaman pada diri saya. Saya sampai saat ini belum memahami langkah
taktis untuk meminimalisir hal tersebut dari kegundahan saya atau dari
ketidaknyamanan saya itu. Saya ingin mencari alternative untuk menghilangkan
rasa itu. Tetapi di lain sisi ada juga aspek-aspek yang mengharuskan saya tidak
percaya diri atau tidaknyaman yaitu beberapa poin-poin diantaranya dihadapkan pada berbagai
orang, terlebih orang itu belum saya kenal.
ATAU MUNGKIN ADA FAKTOR TERTENTU PaDa
DIRI SAYA kemudian BEREFEK pada PERASAAN DAN PERILAKU SAYA??? Lagi-lagi
saya belum bisa rumuskan… WAHhhh..
Tetapi kadang saya juga memahami saya yg sekarang sudah agak beda dengan diri saya yang kemarin, krn hal
itu terlihat dari pembawaan saya ketika berada di muka umum untuk berbicara. awal dari memulai berbicara saya kadang bisa kontrol emosi saya tapi kadang juga saya tidak bisa kontrol perasaan saya bahkan pikiran saya. waaahh..
Satu hal yang selalu tertancap
dalam diriku bahwa kutipan yang mengatakan bahwa “kebiasaanlah yang membentuk kita sekarang, ala bisa krn biasa”.
Dari kutipan tersebut yang selalu menggerakan saya untuk selalu menunjukan
eksistensi saya yang mungkin bagi orang lain berpikiran bahwa saya hanya ingin
dikenal, tetapi saya tidak menafikan statmen itu, tetapi saya lebih kepada
berproses untuk biasa ketika berhadapan dengan umum untuk berbicara, atau
mungkiin saya menunjukan keilmuan saya atau wawasan saya.
Saya akui bahwa saya masih gugup,
saya belum biasa mengontrol arah gerak tubuh saya, bahkan saya belum bisa
mengontrol arah pembicaraan saya krn hal itu terlihat ketika sudah berhdapan
dengan khalayak umum saya kadang berbicara yang tak jarang melenceng dari apa
yang saya pikirkan sebelumnya. Banyak saya dapatkan dari mereka yang wawasannya luas, terlihat dari sistematika retorikanya dan terlebih emosi
bisa mereka kendalikan. Terus terang saya sangat tertarik dengan mereka.
Apalagi mereka oaring yang sudah banyak menghasilkan karya.

No comments:
Post a Comment